Tips Menghafal Al-Quran Mudah


Mayoritas mengatakan bahwa menghafal al-quran itu sulit, padahal sudah jelas firman Allah “Dan sesungguhnya kami mudahkan al-quran untuk pelajaran (dihafal), maka adakah yang mengambil pelajaran (mau menghafal) ? (Q.S Al-Qomar: 17, 22, 32, 40). Nah, kenapa masih sulit? Sebenarnya bukan soal sulit enggaknya, tapi niat dan rasa cinta kita belum tepat. Buat kalian yang ingin tau tipsnya ada baiknya perhatikan lima hal berikut:

1. Niat yang kokoh

Hal yang pertama harus kita kokohkan adalah niat, jika saya analogikan niat ini seperti akar sebuah pohon. Sebuah pohon tanpa akar yang kokoh pasti akan roboh begitpun dengan niat. Hati-hati juga ya jangan sampai salah niat. Sering-seringlah meraba hati, jika kita merasa jenuh berarti niat kita mulai menyeleweng dari tujuan. Salah niat juga berdampak pada proses menghafal seperti mengalami kesulitan ketika menghafal, tapi jika niat kita sudah tepat namun hafalan kita masih sulit maka berbahagialah karena Allah sedang rindu padamu maka nikmatilah dan hayati setiap ayatnya. 

2. Rasa Cinta

Terkadang kita lalai dengan rasa cinta kita kepada al-quran. FYI, bahwa al-quran itu tidak ingin diduakan. Kita saja tidak ingin diduakan apa lagi al-quran. Jadi cinta kita harus totalitas ful pada al-quran jangan setengah-setengah karena alam setengah itu alam setan. Prioritaskan al-quran di hati karena cinta yang haqiqi dan tak akan pernah mengkhianati salah satunya adalah cinta kepada al-quran.

3. Tenangkan Pikiran

Ketika hendak menghafal buang segala urusan tentang dunia, fokuskan pikiran kita hanya pada al-quran. Caranya cukup simpel, pertama usahakan dalam posisi nyaman dan tenang. Kedua, cium al-quran dan rasakan feelnya. Ketiga, ambil nafas dalam-dalam keluarkan dari mulut dengan mengucapkan istigfar dalam hati, lakukan ini selama tiga kali. Insyallah pikiran kita akan tenang dan fokus. Dan jangan lupa juga perbanyak minum air putih jika tidak otak menjadi lemot karena kurangnya oksigen sehingga kerja otak tidak maksimal yang mengakibatkan mudah lupa dan sulit berkonsentrasi.

4. Jangan niat menghafal

Ketika kita berniat untuk menghafal maka akan sulit, berniatlah untuk membaca terus-menerus dengan itu mindset kita tidak terlalu terbebankan.

“ Saya tidak menemukan cara menghafal lebih efektif selain dengan cara terus-menerus melihat tulisan dan mengulang-ulang perkataan karena itulah setajinya hafalan” (imam bukhori). Beberapa bulan yang lalu saya mengikuti seminar metode tikrar. Metode tikrar adalah bentuk sistematisasi dari cara menghafal al-quran paling tua dan yang banyak diamalkan oleh para penghafal al-quran dari dulu hingga sekarang. Metode ini dinamakan dengan istilah TIKRAR ARBA’IN (pengulangan 40 kali), disini kita diajarkan menghafal al-quran tanpa menghafal. Kelebihannya adalah sangat ramah otak, hafalan lebih kuat, teruji dan mutqin. 

5. Istiqomah 

Istiqomah paling penting untuk penghafal al-quran, karena menggunakan metode apapun jika tidak istiqomah sama saja sia-sia, guru saya mengatakan bahwa penghafal al-quran itu tidak butuh metode apapun akan tetapi butuh keistiqomahan. Alangkah baiknya jika kita padukan istiqomah dengan metode. Perlu diketahui bahwa ada waktu-waktu tertentu agar mudah menghafal al-quran diantaranya adalah 1 jam sebelum subuh, 1 jam selesai subuh, sore hari setelah magrib sampai isya’,. Sekian dari saya, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

____
Sumber gambar : Photo by Ashkan Forouzani on Unsplash

No comments

Powered by Blogger.